
1. Cerdas. Bukan berarti pintar di atas kertas, tapi dia bisa beradaptasi di lingkungan manapun dia berada, nyambung diajak ngobrol apa saja. Kalaupun dia belum ngikutin perkembangan tentang topik yang dibicarakan, dia ga berusaha untuk sok tahu. Kalau handsome tapi ga nyambung … tidak lah ya……… !!! Smart can make someone look handsome but handsome cant make someone look smart.
2. PD (bukan berarti narsis). Ini ga boleh ditawar-tawar karena yang Aku alami selama ini para lelaki mundur hanya dikarenakan alasan yang dicari-cari karena faktor ketak-pede-an mereka. Pokoknya kalau co dah bilang gini aja “pendidikan kamu lebih tinggi dari aku”, atau “Teman-teman kamu banyak orang penting sementara aku…. “, atau “Pendidikan agamaku masih jauh dibanding kamu…” rasanya Aku langsung lemez deh. Gimana mau jadi imam yang bisa ngarahin istri kalau hal-hal remeh tersebut jadi hal besar untuk diungkapkan. Allah ga nyari master kok untuk buat masuk syurga hahaha… kenapa jadi sewot ama status pendidikan sendiri? Gara-gara cowok nih…hihihihi….
3. Berwawasan Islam… Bukan berarti dia harus hafal Sejarah Islam atau seabrek teori tentang ke Islaman. Orang yang berwawasan Islam, akan semati-matinya untuk ga ngerjain apa yang ga disuka Allah dan berusaha sekuat tenaga untuk ngerjain yang disuka Allah. Tau darimana ? Dari attitudenya donk… Tiap manusia kan diberi “chip” bernama nurani oleh Allah. Makanya, ga ada manusia yang suka ama perbuatan jelek seperti “merampok” sekalipun dia seorang perampok. Coba tanya perampok deh… Hii… engga lah ya…. Aura positifnya akan lebih menonjol dibanding aura negatifnya karena kita tahu nobody’s perfect, jadi pasti ada sifat negative dan positive … Dia ngerti tugasnya ga hanya jadi imam di dunia tapi juga sampai akhirat. Jadi terlihat sulit klo cuma dipikirin. Serem lo klo cuma tau teori dan kaku dalam aplikasinya. Banyak tuh teman Aku yang nikah ama aktivis dakwah “menjerit” karena suami nya menerapkan aturan “istri harus di rumah saja”. Siti Khadijah ketemu Rasulullah di saat jadi saudagar (pedagang, red) kok….dan aku belum nemu buku yang bilang klo bunda Khadijah berhenti berdagang setelah menikah. Hmm…? (ada ga sih ?)
4. Humoris. Ga kebayang deh, Aku yang segini talkactive and jail tiba-tiba harus berdampingan seumur hidup ama orang yang ga punya selera humor dan kaku. Wah bisa serasa di kuburan kali .. ???....Tapi humornya juga harus cerdas… bukannya diada2in dan akhirnya garing atawa konyol. Ketawa bareng tentunya lebih seru daripada ketawa sendiri. Jangan sampe dia hebring sendiri juga, ga lucu juga ketawa.
5. Dewasa. Orang yang berwawasan Islam, Cerdas, PD dan humoris belum tentu dewasa, makanya ini menjadi poin tersendiri. Dewasa bukan masalah umur tapi lebih cenderung kepada respon seseorang ketika menghadapi sesuatu. Orang yang dewasa biasanya lebih mampu mengontrol emosi. Ini penting banget, karena aku sering muncul sifat kekanak-kanakannya hehehehe.. makanya awet muda kali ya ?
6. Gaul yang terarah. Aku pengen banget punya soulmate yang ga milih-milih teman (tentu aja harus dipilah… yang membawa kepada kemudharatan berarti bukan teman). Aku punya seabrek teman dan Aku ingin dia juga ikut bahagia karena akhirnya punya banyak teman juga. Gitupun Aku, Aku akan sangat bahagia bila dikenalkan ama teman-temannya yang seabrek. Untuk meluaskan silaturahmi jadi kerja yang mudah kan? Tinggal aja saling diperkenalkan… Kebayang serunya….!! Kalau dia punya banyak teman, artinya juga dia tak akan asal cemburu, ya ga ? Masa sih aku harus kehilangan teman yang udah setia puluhan tahun cuma gara-gara satu orang masuk dalam kehidupanku dalam bentuk pernikahan. Dikabulin ya Rabb, pleasee.... ?
7. Kharismatic, means dia punya inner “power” yang bikin I always admire and honor him. Not complicated kok… Biasanya orang yang punya kekuatan ini, tanpa dia ngomongpun orang dah ngerti yang diingikannya and tanpa harus disuruh must obey him. Eit jangan salah, kharisma totally different with otoriter.
8. Sehat lahir dan batin. Aku belum se – shaleha muslimah lain hingga ini juga jadi pertimbangan. Lain lagi klo dah jadi suami… Saat dia dapat ujian sakit, tugas kitalah ngerawatnya, with full of love, of course. Insya Allah…
Termasuk juga ga Bau Badan, ga Bau Mulut, Bau Kaki, ga Bau rokok, dst … orang yang ngerokok susah kan ya dikategorikan pada sehat lahir dan batin J.
9. Good looking. Bukan berarti harus handsome seperti Richard Gere karena sekali lagi klo Aku udah love, dia pasti akan jadi the most handsome man for me. At least, dia terlihat ganteng di antara yang jelek dan tidak terlihat jelek di antara yang ganteng… Hehehe.. ga kayak gitu juga. Standar aja lah…. Yang penting dia ga minder jalan di samping Aku… hahaha ini mah kepedean ya ?
10. SINGLE alias ga sedang terikat pernikahan dengan perempuan lain. (penting... penting... dan sangat penting !)
Eit, ada yang protes ya ? Apa ? Standarku ketinggian ? … Masa sih ?
Bukankah 9 sifat di atas (kecuali single) emang dimiliki setiap manusia ? Hanya kadarnya kok yang ngebedain. Nah, kadar ini akan ditentukan oleh KLIK ato ga nya aku and the man with 10 criteria tersebut. Lebih gampangnya mah gini : SEIMAN, SINGLE dan hatiku bilang "THIS IS THE MAN that I HAVE BEEN LOOKING FOR”. Manusia sah aja punya kriteria istri/suami idaman, TAKDIR kan tetap MILIK ALLAH.
Biar aja orang mau protes tentang kriteria yang aku ajuin (lagian aku udah nemu orang dengan 10 kriteria di atas kok). Masa mau masuk perguruan tinggi atau melamar kerja yang hanya untuk sekian tahun, orang boleh memaksa kita untuk menjalani seleksi sesuai dengan kriteria yang mereka butuhin, trus kita yang mau terikat kontrak seumur hidup (insya Allah.. Amin) dengan pasangan hidup ga boleh punya kriteria sih ? Aneh banget jalan pikirannya klo gitu.
Kita ada di atas dunia sebagai MANUSIA saja sudah dianggap berkualitas, trus ketika diberi kasih sayang, dirawat dan dididik oleh ortu .. kualitas kita sebagai manusia makin meningkat donk, ditambah lagi banyak potensi yang dititipkan Allah... makin lagi donk kualitas kita nambah......... Masa hanya karena dituntut untuk MENIKAH, kita harus menurunkan kualitas. Buat aku MENIKAH harus membuat kualitas pribadi, hidup dan imanku semakin MENINGKAT. Aku tidak akan pernah menyia-nyiakan nikmat hidup yang diberikan Allah, maka MENINGKATKAN KUALITAS atau setidaknya MENJAGA KUALITAS aku artikan sebagai WUJUD SYUKUR kepada ALLAH.
Begitu teman.... Jangan pusing oleh JODOH selagi kita tetap berniat, berikhtiar dan berdoa. Peduli amat kata orang... Yang paling penting adalah IKUTI KATA HATI YANG TERPATRI KUAT DENGAN YANG MEMILIKI HATI.. yaitu ALLAH, SANG KHALIK. Amin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Semoga Allah SWT Merahmatimu