Jumat, 25 Mei 2012

Puisi Menjerit

Hati menjerit meradang, remuk redam tiada bentuk, hanya serpihan” yang dihempas sang bayu, terpuruk aku disudut rindu, … ingin rasakan cinta dalam buaian indahmu, namun aku tak mampu tuk sematkan itu dikedalaman hatimu. hanya ucap dan kata yang terlontar dari bahasa kalbu, kau yang kucinta tiadakan pernah menatapku, palingkan wajahmu penuh seluruh, tiada kasih yang kan bertaut karna telah surut, terenggut oleh biduk rasa yang tak pernah bersaut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Semoga Allah SWT Merahmatimu